Showing posts with label Fisiologi Olahraga. Show all posts
Showing posts with label Fisiologi Olahraga. Show all posts

Thursday, September 25, 2014

Pengertian Doping

Pengertian Doping ~ Sudah tahu apakah itu doping ? doping merupakan semacam obat yang bisa menambah stamina dan sifatnya adalah memaksa tubuh untuk bekerja keras dan tujuan utamanya kalau dalam bidang olahraga adalah meraih prestasi dengan cara yang tidak tepat. kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai pengertian doping itu. 

Kata “Doping” sudah banyak dikenal oleh masyarakat, termasuk oleh masyarakat olahraga, tapi dapat diperkirakan masih sedikit masyarakat yang mengetahui dan memahami apa dan bagaimana ‘binatang’ doping itu?
http://volimaniak.blogspot.com/

Kata doping berakar dari kata “dope” diartikan obat bius, dahulu kata dope digunakan oleh suku asli di Afrika Selatan untuk nama minuman beralkohol yang mereka biasa pakai dalam suatu acara pesta tradisionalnya.

Umumnya orang kebanyakan hanya mengartikan doping itu sebuah makanan, minuman atau obat yang kalau dikonsumsi akan bisa lebih dahsyat dalam kehidupan hubungan intim, karena dianggap bisa meningkatkan staminanya tanpa mengetahui akan bahayanya. Bahkan doping tersebut yang dalam wujudnya berbentuk minuman, obat atau jamu seringkali dipahami masyarakat sebagai obat perangsang agar tubuh berkondisi siap “tempur”.

Ditenggarai pemakaian doping tersebut tidak saja dipergunakan oleh masyarakat tetapi juga oleh para olahragawan yang motivasinya hampir serupa yakni agar lebih siap tempur atau meningkatnya dalam penampilan berolahraganya, baik pada saat latihan maupun saat bertanding.Sekarang ini, doping diartikan penggunaan bahan-bahan kimia atau obat-obatan untuk meningkatkan ”perfomance“ seseorang.

Penggunaan obat-obatan atau zat kimia tersebut banyak yang dilarang karena berbagai hal yang bisa dipastikan membahayakan kesehatan pemakainya jika konsumsi secara serampangan, bahkan bisa menimbulkan kematian.

Pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dalam Pasal 1 butir 22 disebutkan, Doping adalah penggunaan zat dan / atau metode terlarang untuk meningkatkan prestasi olahraga. Dalam undang-undang tersebut dinyatakan pula, bahwa doping dilarang dalam semua kegiatan olahraga. Dalam dunia olahraga prestasi, seringkali ditemui adanya atlet yang cenderung menggunakan doping untuk meningkatkan performance-nya atau meningkatkan kinerja fisiknya baik dalam latihan maupun saat bertanding. Tindakan mengonsumsi doping tersebut menunjukkan atlet tersebut belum menyadari akan bahayanya doping sekaligus berprilaku tidak sportive dalam upaya meraih prestasinya untuk menjadi sang juara dalam suatu event olahraga.

Demikian yang bisa volimaniak bagikan pada kesempatan kali ini semoga bisa membantu bagi anda yang membutuhkannya. semoga bermanfaat, terimakasih

Saturday, September 20, 2014

Pengertian Fisiologi Olahraga

Pengertian Fisiologi Olahraga ~ Sudahkan anda mengetahui apa itu fisiologi olahraga, dalam mata kuliah pada waktu saya masih di UNNES ini sering diajar oleh pak Drs. tri rustriadi, M.kes, mengenai apa itu fisiologi olahraga, ok langsung saja pada kesempatan kali ini volimaniak akan bagikan atau tular ilmu bagi anda yang belum mengetahui apa itu fisiologi olahraga berikut rinciannya ;

Pengertian Fisiologi 

Fisiologi adalah Ilmu yg mempelajari fungsi dan cara kerja organ-organ tubuh serta perubahan-perubahan yang terjadi akibat pengaruh dari dalam maupun dari luar tubuh.
http://volimaniak.blogspot.com/

Pengertian  Fisiologi Olahraga

Fisiologi Olahraga adalah bagian atau cabang dari fisiologi yg khusus mempelajari perubahan fungsi yang disebabkan oleh latihan fisik:
  1. Bagaimana perubahan fungsi itu dpt terjadi apabila seseorang melakukan latihan tunggal (acute exercise).
  2. Perubahan apa yg dpt terjadi pada fungsi tubuh setelah melakukan latihan berulang-ulang (chronic exercise) dan bagaimana perubahan fungsi tubuh itu berlangsung.
  3. Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan respon dan adaptasi tubuh thd latihan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam waktu tertentu.
Faal olahraga mempelajari perubahan-perubahan fungsi organ-organ baik yg bersifat sementara (akut) maupun yg bersifat menetap karena melakukan olahraga baik untuk tujuan kesehatan maupun utk tujuan prestasi.

Fisiologi Olahraga merinci dan menerangkan perubahan fungsi yg disebabkan oleh latihan tunggal (acute exercise) atau latihan yg dilakukan secara berulang-ulang (chronic exercise)dengan tujuan untuk meningkatkan respon fisiologis terhadap intensitas, durasi, frekuensi latihan, keadaan lingkungan dan status fisiologis individu. Fungsi dan mekanisme kerja organ-organ tubuh akan selalu bereaksi dalam rangka penyesuaian diri demi terciptanya “HOMEOSTASIS” (kecenderungan organisme hidup untuk mempertahankan lingkungan dalam “Millieau Interieur” yang stabil bagi selnya.

Berolahraga adalah melakukan suatu kegiatan tubuh yang melibatkan organ-organ tubuh (Jantung, paru, otot, syaraf, pembuluh darah, otot, kelenjar dst). Aktivitas olahraga akan menimbulkan reaksi dari organ-organ tubuh berupa usaha-usaha penyesuaian diri. Derajatkesehatan sel menentukan kualitas fungsional atau vitalitasnya, yg dengan sendirinya akan menentukan derajat kesehatan, kualitas hidup dan vitalitas kehidupan undividu yg bersangkutan.

Dari sudut pandang ilmu faal pelatihan atau aktifitas olahraga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan fungsional sel, yang dengan sendirinya berarti juga meningkatkan kemampuan fungsional individu (manusia) yg bersangkutan. Pelatihan/aktivitas olahraga harus bersifat fisiologis yaitu: dari sudut pandang sel tidak menyebabkan gangguan Homeostasis yg melebihi batas-batas fisiologis. Perubahan kondisiHomeostasis harus sudah pulih dalam waktu tidak lebih dari 24 jam.

Pengetahuan dasar tentang apa yang terjadi selama latihan fisik dan bagaimana perubahan itu terjadi sangat penting untuk dimiliki oleh pelatih, pembina, guru olahraga, atlet dan mahasiswa olahraga.

Proses Penyesuaian diri akan tergantung pada:
  1. Stressor - nya: Jenis olahraga, Intensitas, waktu, frekuensi yang dilakukan, dll
  2. Organic – nya: adalah faktor-faktor yang dimiliki individu bersangkutan, untuk dapat melakukan penyesuaian fungsional secara maksimal (Umur, seks, kesegaran jasmani, kesehatan dst)
  3. Keadaan lingkungan : panas, dingin, lembab, ketinggian dst.
Reaksi penyesuaian diri dapat berupa:
  1. Jawaban sewaktu (Respon)
  2. Adaptasi organ-organ tubuh
Demikian ulasan singkat dari volimanaik mengenai pengertian fisiologi olahraga, semoga membantu anda dalam mencari materi pelajaran fisiologi olahraga. terimakasih

Cara Mengukur Tinggi Badan Dan Berat Badan Ideal

Cara Mengukur Tinggi Badan Dan Berat Badan Ideal ~ Postur tubuh atau dikenal dengan fisik dan berat badan seseorang kadang dipandang sebagai hal yang penting, kegemukan juga tidak baik, ketinggian juga kurang baik, nah seberapa idealkah tinggi badan dan berat badan anda. pada postingan kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda mengenai bagaimana cara mengukur tinggi badan dan berat badan ideal. 

Berikut caranya mengukur tinggi badan dan berat badan ideal ;

http://volimaniak.blogspot.com/


A. Mengukur Tinggi Badan

http://volimaniak.blogspot.com/Tulang rangka manusia merupakan bangunan tubuh yang memberi bentuk dan sebagai penyangga tubuh. Tulang tumbuh karena adanya lapisan pertumbuhan karena adanya lapisan pertumbuhan tulang ( Epifise dan Diafise ) pada bentuk tulang panjang. Tingkat kematangan / pertumbuhan tulang ditandai dengan bersatunya Epifise dan Diafise dimana Epifise distalis bersatu pada usia 17-19 tahun, sedangkan Epifise lateralis bersatu pada usia 19-20 tahun.

Alat : Pengukur Tinggi Badan


Cara Mengukur tinggi badan :
  1. Lepas sepatu atau alas kaki.
  2. Berdiri tegak, pandangan lurus kedepan, telapak kaki menapak pada alas
  3. Ukur tinggi badan mulai dari tumit sampai puncak tengkorak dengan tongkat pengukur.
  4. Catat Hasil Yang ditunjukan tongkat pengukur dalam satuan ( cm ).
B. Mengukur Berat Badan

Ada beberapa cara mengukur berat badan seseorang. Salah satu yang paling sederhana adalah dengan menimbang berat badan dengan menggunakan alat timbangan berat badanyang dinyatakan dalam satuan kilogram ( kg ).

Berat badan sebenarnya ditentukan oleh jumlah cairan, kadar lemak, protein, dan mineral yang ada pada tubuh manusia ( -+ 60% ). Berat badan tubuh juga ini juga dipengaruhi oleh usia dan kegitan fisik serta temperatur tubuh.

Alat : Timbangan Badan

Langkah Pengukuran :
  1. Lepas alas kaki, jam tangan dan pakean luar.
  2. Sesuaikan jarum penunjung timbangan hingga sejajar angka nol kg.
  3. Naik keatas timbangan dan berdiri ditengah-tengah.
  4. Catat hasil angka yang ditunjukan jarum penunjuk dalam satuan kg.
RUMUS BERAT BADAN IDEAL


( TB – 100 ) – 10% ( TB – 100 )

Contoh :

Berat Tubuh Ideal
Tinggi Badan Bangkit : 165 cm
Berat Badan Bangkit : 49 kg
R = ( TB – 100 ) – 10 % ( TB – 100 )
( TB -100 ) – 10 % ( TB – 100 )
= ( 165 – 100 ) – 10 % ( 165 – 100 )
= ( 65 ) -10 % ( 65 )
= 65 – 6,5
= 58,5 kg

Kesimpulan :

Bahwa berat badan Bangkit TIDAK IDEAL, karena berat badan Bangkit sekarang adalah 49 kg. Seharusnya Berat Badan Bangkit dinyatakan ideal adalah 58,5 kg.

catatan : Dinyatakan Berat Ideal, Apabila Berat Badan Minimal Kuran 1 kg dari berat yang sudah dihitung atau Maximal Lebih 1 kg dari berat yang sudah dihitung. Dari Contoh diatas Apabila Berat Bangkit dinyatakan IDEAL, Bangkit harus menambah Beratnya hingga 57,5 – 59,5 kg

Cukup sekian dulu ya postingan dari volimaniak mengenai bagaimana mengukur tinggi badan dan berat badan ideal. selalu update informasi dan postingan dari volimaniak dengan mengikuti lewat email. terimakasih semoga bermanfaat.