Showing posts with label Senam Lantai. Show all posts
Showing posts with label Senam Lantai. Show all posts

Friday, October 10, 2014

Macam-macam Gerakan Pada Senam Lantai

Macam-macam Gerakan Pada Senam Lantai ~ Rangkaian gerakan senam harus dimulai dari komposisi gerakan ringan, sedang, berat, dan akrobatik, serta mengandung gerakan ketangkasan, keseimbangan, keluwesan, dll. Pesenam pria tanpil dalam waktu 70 detik dan wanita tampil diiringi music dalam waktu 90 detik.  Senam lantai akan semakin menarik ketika sudah di kolaborasi atau dirangkai.

http://volimaniak.blogspot.com/
Dalam rangkaian gerakan senam lantai tentunya diperlukan penguasaan tiap teknik dasarnya serta dari jenis senam lantai. sebagai contoh kita akan merangkai gerakan. rol depan rol belakang kemudian rol kip. maka dalam rangkaian itu akan di ciptakan kombinasi yang lebih kompleks, untuk itu sebelum melangkah lebih lanjut mengenai rangkaian gerakan pada senam lantai. kali in volimaniak akan berbagi kepada anda semuanya mengenai macam-macam gerakan yang ada pada senam lantai. langsung saja yuk kita simak bersama-sama.

Macam-Macam Gerakan Senam Lantai Adalah sebagai berikut :

1. Guling ke depan (Forward Roll)

Guling depan adalah guling yang dilakukan ke depan. Adapun langkah-langkah untuk melakukan guling ke depan :
  1. Berdiri tegak, kedua tangan lurus di samping badan.
  2. Angkat kedua tangan ke depan, bungkukkan badan, letakkan kedua telapak tangan di atas matras.
  3. Siku ke samping, masukkan kepala di antara dua tangan.
  4. Sentuhkan bahu ke matras.
  5. Bergulinglah ke depan.
  6. Lipat kedua lutut, tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut.
  7. Sikap akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak.
2. Guling ke belakang (Backward Roll)

Cara melakukan guling belakang yang benar adalah sebagai berikut :
Posisi awal guling ke belakang :
  1. Posisi jongkok, kedua kaki rapat, dan tumit diangkat.
  2. Kepala menunduk dan dagu rapat ke dada.
  3. Kedua tangan berada disamping telinga dan telapak tangan menghadap ke atas. 
  4. Jatuhkan pantat ke belakang, badan tetap bulat. 
  5. Pada saat punggung menyentuh matras, kedua lutut cepat ditarik ke belakang kepala. 
  6. Pada saat kedua ujung kaki menyentuh matras di belakang kepala, kedua telapak tangan menekan matras hingga tangan lurus dan kepala terangkat.
  7. Ambil sikap jongkok, dengan lurus ke depan sejajar bahu, lalu berdiri. 
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat guling kebelakang :
  1. Penempatan tangan terlalu jauh kebelakang, tidak bisa menolak 
  2. Keseimbangan tubuh kurang baik saat mengguling kebelakang, hal ini disebabkan karena sikap tubuh kurang bulat
  3. Salah satu tangan yang menumpu kurang bulat, atau bukan telapak tangan yang digunakan untuk menumpu diatas matras. 
  4. Posisi mengguling kurang sempurna. Hal ini disebabkan karena kepala menoleh ke samping. 
  5. Keseimbangan tidak terjaga karena mendarat dengan lutut (seharusnya telapak kaki) 
Cara memberi bantuan guling kebelakang :
  1. Menopang dan mendorong pinggang pelaku kearah guling kebelakang dan membawanya ke arah guling 
  2. Membantu mengangkat panggul dan membawa kearah guling
3. Lompat harimau

Secara prinsip teknik gerakan loncat harimau tidak jauh berbeda dengan teknik gerakan roll ke depan.Loncat harimau adalah sikap loncatan membusur dengan kedua tangan lurus ke depan pada saat melayang dan diteruskan dengan gerakan mengguling ke depan dan sikap akhir jongkok.

Cara melakukannya sebagai berikut:
  1. Berdiri tegak, kedua lengan lurus di samping, pandangan lurus ke depan.
  2. Kedua kaki menolak pada papan tolak disertai ayunan lengan keatas, badan melayang, tangan menumpu pada pangkat kuda-kuda, dan pandangan dipusatkan di depan dekat tangan. 
  3. Kedua tangan menolak dengan sekuat tenaga dan lutut di lipat ke dada. Luruskan tungkai saat berada diatas ujung kuda-kuda.
  4. Sikap akhir jongkok terus berdiri. 
4. Hands Stand
Cara melakukan gerakan hands stand adalah sebagai berikut :
  1. Sikap permulaan berdiri tegak, salah satu kaki sedikit ke depan.
  2. Bungkukkan badan, tangan menumpu pada matras selebar bahu lengan keras, pandangan sedikit ke depan, pantat didorong setinggi-tingginya, tungkai depan bengkok sedang tungkai belakang lurus.
  3. Ayunkan tungkai belakang ke atas, kencangkan otot perut.
  4. Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan, pandangan diantara tumpuan tangan, badan dijulurkan ke atas. 
  5. Keseimbangan.
5. Meroda

Gerakan meroda bisa diartikan sebagai Gerak memutar tubuh dari sikap menyamping dengan tumpuan gerakan pada kedua kaki dan tangan.Latihan meroda dapat dilakukan secara bertahap yaitu dari melakukan satu kali gerakan meroda,apabila sudah merasakan baik dapat di tingkatkan menjadi beberapa kali gerakan :
  1. Mula-mula berdiri tegak menyamping, kedua kaki dibuka sedikit lebar, kedua tangan lurus ke atas serong ke samping (menyerupai huruf V) dan pandangan ke depan
  2. Kemudian jatuhkan badan ke samping kiri, letakkan telapak tangan ke samping kiri, kemudian kaki kanan terangkat lurus ke atas. Disusul dengan meletakkan telapak tangan di samping tangan kiri. 
  3. Saat kaki kanan diayunkan, maka kaki kiri ditolak pada lantai, sehingga kedua kaki terbuka dan serong ke samping. 
  4. Kemuidan letakkan kaki kanan ke samping tangan kanan, tangan kiri terangkat disusul dengan meletakkan kaki kiri di samping kaki kanan. 
  5. Badan terangkat, kedua lengan lurus ke atas ke posisi semula.
Cara memberikan bantuan merodadalah sebagai berikut :
  1. Pembantu memberikan bantuan dengan cara berdiri di belakang orang yang melakukan gerakan meroda .
  2. pada saat badan dan kedua kaki yang melakukan meroda terangkat ke atas, pembantu segera memegang kedua sisi pinggulnya .
  3. Pada waktu gerakan meroda ke samping, pembantu tetap memegang kedua sisi pinggulnya sampai kedua kaki menumpu di lantai .
6. Lompat Jongkok

Cara melakukan lompat jongkok :
  1. Awalan lari cepat badan condong kedepan 
  2. Kedua kaki menolak pada papan sekuat-kuatnya disertai ayunan lengan dari belakang bawah kedepan, badan lurus, dan tungkai di pisahkan.
  3. Saat tangan menyentuh pada bagian pangkal kuda-kuda segera menolak sekuat-kuatnya.badan melasyang diatas kuda-kuda dalam sikap lurus, lengan direntangkan, tungkai lurus dipisahkan, dan pandangan kedepan. 
  4. Mendarat dengan ujung kaki mengeper dan lengan di rentangkan keatas. 
7. Round Off
Round off adalah : Suatu satuan gerakan yang terdiri dari :
  1. a. Melakukan hand stand dengan berputar pada sumbu tegak.
  2. b. Menolak dengan ke 2 tangan tumpuan pada saat ke 2 kaki akan mendarat di lantai.
Cara melakukan :
  1. Melakukan hand stand (bagi anak yang belum bisa melakukan hand stand dilakukan dengan bantuan). Mengangkat 1 tangan dari lantai, tangan kanan dan kiri bergantian.
  2. Sama dengan atas, tetapi tangan yang diangkat ditempatkan di depan, kemudian memindahkan tangan yang lain disisi tangan yang pertama tadi, badan berputar pada sumbu tegak. Pada latihan 1 dan 2 saat kembali berdiri dengan cara bebas.
  3. Melakukan hand stand dengan meletakkan ke 2 tangan menghadap arah datang, jadi pada saat ke 2 tangan mendekat ke lantai, ke 2 tangan diputar sedemikian hingga ujung jari menghadap arah datang. Pada latihan ini tetap dibantu hingga sikap hand
  4. Melakukan latihan 3. Pada saat ke 2 kaki rapat akan turun dengan tolakan ke 2 tangan meninggalkan lantai.
  5. Melakukan latihan 3 dan 4 dengan irama yang cepat. Bila perlu tetap dibantu, terutama sikap hand stand yang berlangsung sangat singkat.Agar bisa melatih kekuatan tangannya dengan baik.
  6. Melakukan latihan 5, yang dilakukan cepat dengan awalan 2/3 langkah. Dengan tangan langsung menyentuh matras dan kemudian kaki langsung lurus ke atas.
8. Lompat Kangkang

Lompatan dengan panggul ditekuk atau menyudut yaitu lompatan dengan membuat sikap kangkang tanpa meluruskan badan terlebih dahulu.
Teknik pelaksanaannya adalah sebagai berikut:
  1. Setelah awalan dan take off. angkat panggul tinggi-tinggi
  2. Pada saat tangan menyentuh peti atau kuda lompat, panggul ditekuk, tangan dibuka (gerakan ke samping).
  3. Tolakan tangan kuat dengan mengangkat dada dan kepala ke arah atas.
  4. Setelah kaki melewati peti lompat, luruskan badan dan rapatkan tungkai sebelum mendarat.
  5. Mendaratkan kedua kaki dengan rapat, lutut agak ditekuk.
9. Head Stand
Cara melakukan gerakan head stand adalah sebagai berikut :
  1. Berdiri dengan kepala adalah sikap tegak dengan bertumpu pada kepala dan ditopang oleh kedua tangan.
  2. Sikap permulaan membungkuk bertumpu pada dahi dan tangan. Dahi dan tangan membentuk segitiga sama sisi. 
  3. Angkat tungkai ke atas satu per satu bersamaan. Untuk menjaga agar badan tidak mengguling ke depan, panggul ke depan, dan punggung membusur. 
  4. Berakhir pada sikap badan tegak, dan tungkai rapat lurus ke atas.
Kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat melakukan head stand yaitu:
  1. Penempatan kedua tangan dan kepala tidak membentuk titik-titik segitiga sama sisi.
  2. Kekakuan pada leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha. 
  3. Otot-otot leher, sendi bahu, perut, pinggang, dan paha kurang kuat. 
  4. Akibat dari poin b dan c diatas menyebabkan kurangnya koordinasi dan keseimbangan. 
  5. Alas dasar/lantai tempat kepala bertumpu terlalu keras sehingga menimbulkan rasa sakit.
  6. Terlalu cepat/kuat pada saat menolak. 
  7. Sikap tangan yang salah, yaitu jari tangan tidak menghadap kedepan.
10. Kayang

Kayang adalah posisi kaki bertumpu dengan empat titik dalam keadaan terbalik dengan meregang dan mengangkat perut dan panggul. Nilai dari pada gerakan kayang yaitu dengan menempatkan kaki lebih tinggi memberikan tekanan pada bahu dan sedikit pada pinggang.Manfaat dari gerakan kayang adalah untuk meningkatkan kelentukan bahu, bukan kelentukan pinggang.

Cara melakukan gerakan kayang sebagai berikut :
  1. Sikap permulaan berdiri, keduan tangan menumpu pada pinggul.
  2. Kedua kaki ditekuk, siku tangan ditekuk, kepala di lipat ke belakang.
  3. Kedua tangan diputar ke belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan.
  4. Posisi badan melengkung bagai busur.
11. Sikap lilin

Sikap lilin merupakan sikap tidur terlentang kemudian kedua kaki diangkat keras di atas (rapat) bersama-sama, pinggang ditopang kedua tangan dan pundak tetap menempel pada lantai. Dalam melakukan sikap lilin, kekuatan otot perut berfungsi untuk kedua tangan menopang pinggang.

Cara melakukan gerakan sikap lilin sebagai berikut :
  1. a. Tidur terlentang, kedua tangan di samping badan, pandangan ke atas.
  2. b. Angkat kedua kaki lurus ke atas dan rapat.
  3. c. Yang menjadi landasan adalah seluruh pundak dibantu kedua tangan menopang pada pinggang.
  4. d. Pertahankan sikap ini beberapa saat.
12. Salto

Gerakan jungkir balik di udara tanpa menyentuh tanah: pesenam itu dengan gesitnya melakukan beberapa kali.

13. Guling Lenting

Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan lenting tengkuk :
a. Sikap Awal

Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat dan kedua lengan diangkat lurus ke atas. Sambil membungkukkan badan, tetakkan kediua tangan di matras kira-kira satu langkah dari kaki. Setelah itu letakkan tengkuk di antara kedua tangan sambil mengambil sikap guling depan. Kedua kaki dijaga agar tetap lurus.

b. Pelaksanaan

Ketika posisi untuk guling depan tercapai, segeralah mengguling ke depan. Saat tubuh sudah berada di atas kepala, kedua kaki segera dilecutkan lurus ke depan sambil dibantu oleh kedua tangan yang mendorong badan dengan menekan matras. Lecutan ini menyebabkan badan melenting ke depan.

c. Sikap Akhir

Ketika layangan selesai, kedua kaki segera mendatar. Badan tetap melenting dan kedua lengan tetap terangkat lurus. Akhirnya , berdiri tegak

Demikian yang bisa volimaniak share pada kesempatan kali ini semoga bisa menjadi referensi serta menambah pengetahuan khusunya dalam bidang olahraga senam. sebenarnya dari gerakan senam diatas masih ada gerakan lain. untuk itu akan saya bahas pada postingan berikutnya.
sumber : http://vhiblues.blogspot.com/

Monday, September 15, 2014

Manfaat Senam Lantai

Manfaat Senam Lantai ~ Tahukah anda selain olahraga senam itu melenturkan badan dan juga menguatkan otot-otot dalam tubuh, senam itu memiliki banyak manfaat terutama bagi kesehatan fisik maupun mental spiritual, kali ini volimaniak akan berbagi kepada anda semua mengenai manfaat senam lantai. 

Tujuan melakukan senam lantai selain peningkatan melakukan bentuk-bentuk latihan senam lantai sendiri adalah juga sebagai latihan yang kelak mempermudah melakukan bentuk latihan/ gerakan senam dengan alat. Bentuk-bentuk latihan senam lantai bermacam-macam gerakannya. Senam lantai dilakukan dalam ruangan dan dapat juga dilakukan di lapangan rumput. Untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, maka digunakan matras. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari senam lantai adalah sebagai berikut.  
http://volimaniak.blogspot.com/
  1. Hendaknya selalu menggunakan matras. 
  2. Matras harus diletakkan di atas tanah atau lantai yang rata dan aman dari bahaya. 
  3. Letakkan matras jauh dari dinding atau benda-benda lain yang akan menyebabkan terjadinya benturan. 
  4. Periksa matras dan keamanan di sekitarnya yang mungkin dapat mengganggu peserta didik.
  5. Pembelajaran dilakukan dari gerakan yang mudah dahulu atau tahap demi tahap. 
  6. Sebelum melakukan pembelajaran senam lantai hendaknya melakukan senam pemanasan yang cukup. 
  7. Peserta didik dilarang melakukan pembelajaran sendiri di luar pengawasan guru, kecuali ada peserta didik yang dianggap dapat membantu dan menguasai gerakan senam lantai dengan benar. 
  8. Agar matras tidak cepat rusak, hendaknya matras dijaga sebaik mungkin dan jaga kesebersihannya serta disimpan di tempat yang aman.
Manfaat Senam Lantai adalah :

a. Manfaat fisik
  1. Senam adalah kegiatan utama yang paling bermanfaat untuk mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak. Melalui berbagai kegiatannya, peserta didik akan berkembang daya tahan otot, kekuatan(power), kelentukan, koordinasi, kelincahan, dan keseimbangannya.
  2. Di samping itu, program senam dapat pula menyumbang pengayaan perbendaharaan gerak pelakunya. Dasar-dasar senam akan sangat baik untuk mengembangkan pelurusan tubuh, penguasaan dan kesadaran tubuh secara umum, dan keterampilan-keterampilan senam. Contohnya, meliputi berdiri dengan postur tubuh yang baik, menggantung dalam posisi terbalik, serta menampilkan variasi gulingan berturut-turut.
b. Manfaat mental dan sosial
  1. Ketika mengikuti senam, peserta didik dituntut untuk berpikir sendiri tentang pengembangan keterampilannya. Untuk itu, peserta didik harus mampu menggunakan kemampuan berpikirnya secara kreatif melalui pemecahan masalah-masalah gerak. Dengan demikian peserta didik akan berkembang kemampuan mentalnya.
c. Membentuk dan mengembangkan otot tubuh
  1. Manfaat pertama yang bisa kita ambil pada saat kita melakukan senam ini sendiri adalah dapat membentuk dan mengembangkan otot tubuh kita. Hal ini sendiri terjadi ketika kita melakukan olahraga senam lantai ini secara merutin. Kita dapat membentuk dan mengembangkan otot dari tubuh kita sendiri, karena pada dasarnya sewaktu kita melakukan olahraga ini dapat membuat otot-otot kita menjadi bertambah kencang dan menjadi bertambah kuat, sehingga senam lantai ini harus sering kita lakukan.
d. Mengembangkan kualitas fisik
  1. Manfaat kedua yang bisa kita ambil pada saat melakukan senam lantai ini sendiri adalah dapat mengembangkan kualitas fisik dari kita. Tentu saja dalam hal ini bukan saja pada saat kita melakukan senam lantai fisik kita dapat bertahan dari segala gerakan yang kita lakukan, tetapi dalam segala aktivitas yang kita lakukan, kita dapat membuat fisik kita bertahan dalam segala situasi ataupun aktivitas yang kita lakukan. Contohnya saja pada saat melakukan olahraga lain kita dapat lebih bertahan dalam olahraga yang dilakukan ataupun melakukan perjalanan yang jauh dapat membuat fisik kita bertahan lebih lama dengan fisik dari orang lain sendiri.
e. Membentuk keindahan tubuh
  1. Manfaat dari senam lantai yang ketiga sendiri adalah berupa membentuk keindahan dari tubuh kita sendiri. Untuk atlet putra sendiri biasanya dapat membuat badan menjadi berbentuk dan bagus, dan untuk atlet putri sendiri dapat membuat badannya menjadi terlihat langsing dan juga terlihat indah di mata semua orang. Jadi tentu saja tidak ada kerugian pada saat melakukan senam lantai ini, dikarenakan selain dapat mendapatkan tubuh yang indah, kita akan selalu sehat juga, dengan tubuh yang indah ini juga pasti akan gampang untuk kita mendapatkan perhatian yang lebih dari orang-orang yang kita sukai, jadi tentu saja ini merupakan manfaat yang sangat besar bagi diri kita sendiri.
f. Memelihara Kebugaran Jasmani
  1. Manfaat dari senam lantai yang terakhir sendiri adalah dapat memelihara kebugaran jasmani kita, dalam hal ini kita tidak akan gampang terserang penyakit ataupun gampang lelah dan juga kecapekan pada saat melakukan suatu aktivitas yang sangat menguras energy. Hal ini sendiri disebabkan karena kita sudah melakukan senam lantai, sehingga badan kita sendiri menjadi sangat bugar. Dalam hal ini penyakit-penyakit pun pasti akan susah menyerang tubuh kita, karena tubuh kita sendiri sudah terlindung oleh metabolisme yang sangat kuat yang berada pada tubuh ita sendiri ini.
Demikian yang bisa volimaniak bagikan tentang manfaat senam lantai, semoga bermanfaat. terimakasih. 

Wednesday, September 3, 2014

Pengertian Senam Lantai Dan Manfaat Senam Lantai

Pengertian Senam Lantai Dan Manfaat Senam Lantai ~  Senam lantai adalah satu dari rumpun senam. Sesuai dengan istilah lantai, maka gerakangerakan bentuk latihannya dilakukan di lantai. Jadi lantai/matraslah yang merupakan alat yang dipergunakan. Senam lantai disebut juga dengan istilah latihan bebas. Oleh karena tidak mempergunakan benda-benda atau perkakas lain pada saat menjalankannya. Tujuan melakukan senam lantai selain peningkatan melakukan bentuk-bentuk latihan senam lantai sendiri adalah juga sebagai latihan yang kelak mempermudah melakukan bentuk latihan gerakan senam dengan alat. Bentuk-bentuk latihan senam lantai bermacam-macam gerakannya. 


http://volimaniak.blogspot.com/

Senam lantai dilakukan dalam ruangan dan dapat juga dilakukan di lapangan rumput. Untuk menjaga keamanan dan keselamatan peserta didik, maka digunakan matras. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mempelajari senam lantai adalah sebagai berikut.
  1. Hendaknya selalu menggunakan matras.
  2. Matras harus diletakkan di atas tanah atau lantai yang rata dan aman dari bahaya.
  3. Letakkan matras jauh dari dinding atau benda-benda lain yang akan menyebabkan terjadinya benturan.
  4. Periksa matras dan keamanan di sekitarnya yang mungkin dapat mengganggu peserta didik.
  5. Pembelajaran dilakukan dari gerakan yang mudah dahulu atau tahap demi tahap.
  6. Sebelum melakukan pembelajaran senam lantai hendaknya melakukan senam pemanasan yang cukup.
  7. Peserta didik dilarang melakukan pembelajaran sendiri di luar pengawasan guru, kecuali ada peserta didik yang dianggap dapat membantu dan menguasai gerakan senam lantai dengan benar.
  8. Agar matras tidak cepat rusak, hendaknya matras dijaga sebaik mungkin dan jaga kesebersihannya serta disimpan di tempat yang aman.
2. Manfaat Senam Lantai

a. Manfaat fisik


Senam adalah kegiatan utama yang paling bermanfaat untuk mengembangkan komponen fisik dan kemampuan gerak. Melalui berbagai kegiatannya, peserta didik akan berkembang daya tahan otot, kekuatan(power), kelentukan, koordinasi, kelincahan, dan keseimbangannya. 
Di samping itu, program senam dapat pula menyumbang pengayaan perbendaharaan gerak pelakunya. Dasar-dasar senam akan sangat baik untuk mengembangkan pelurusa tubuh, penguasaan dan kesadaran tubuh secara umum, dan keterampilan-keterampilan senam. Contohnya, meliputi berdiri dengan postur tubuh yang baik, menggantung dalam posisi terbalik, serta menampilkan variasi gulingan berturut-turut.
b. Manfaat mental dan sosial
Ketika mengikuti senam, peserta didik dituntut untuk berpikir sendiri tentang pengembangan keterampilannya. Untuk itu, peserta didik harus mampu menggunakan kemampuan berpikirnya secara kreatif melalui pemecahan masalah-masalah gerak. Dengan demikian peserta didik akan berkembang kemampuan mentalnya.