Showing posts with label MANAGEMEN OLAHRAGA. Show all posts
Showing posts with label MANAGEMEN OLAHRAGA. Show all posts

Wednesday, July 9, 2014

Pengertian Organisasi Olahraga

Dalam bidang keolahragaan, maka organisasi yang dibentuk berkaitan dengan kegiatan yang bergerak di bidang olahraga. Organisasi olahraga mempunyai peranan yang sangat penting terhadap kegiatan olahraga. Organisasi sebagai wadah kegiatan olahraga dan menangani semua aktivitas olahraga dalam rangka mencapai prestasi yang maksimal. Organisasi olahraga berkembang sesuai dengan kebutuhan yang semakin lama semakin luas tujuannya. Suatu organisasi memerlukan aturan-aturan yang harus ditaati oleh semua anggota agar tujuan organisasi tersebut tercapai, maka timbul Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) agar tidak terjadi penyelewengan.

http://volimaniak.blogspot.com/
Dalam aktivitas organisasi, keuangan merupakan bagian penting untuk membiayai segala kegiatan dalam organisasi. Keuangan yang menggerakkan seluruh bagian organ, oleh karenanya maka setiap organisasi haruslah mempunyai keuangan. Hampir dapat dipastikan bahwa dalam anggaran dasar dan anggaran organisasi mengenal sumber keuangan berasal dari beberapa kemungkinan, antara lain: (1) iuran anggota, (2) bantuan dari pemerintah atau pihak ketiga, (3) sumbangan yang sah dan tidak mengikat, (4) usaha lain yang sah berdasarkan hukum yang berlaku (Soekardi, 2009: 16).

Dalam pasal 70 ayat (2) UUD RI Nomor 3 Tahun 2005 sumber pendanaan keolahragaan terdiri dari:

a. masyarakat melalui berbagai kegiatan berdasarkan ketentuan yang berlaku,
b. kerjasama yang saling menguntungkan,
c. bantuan luar negeri yang tidak mengikat,
d. hasil usaha industri olahraga; dan/ atau,
e. sumber lain yang sah berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keuangan ini harus dikelola dengan baik demi kelancaran dan tercapainya tujuan organisasi. Tanpa adanya suatu dana maka organ tersebut akan lumpuh dan tidak dapat beroperasi.

Dengan demikian tanpa adanya dukungan dana maka pembinaan tidak akan tercapai. Dukungan tersebut sangat erat kaitannya agar dapat diwujudkan program terpadu guna mendukung seluruh kegiatan olahraga sehingga prestasi yang maksimal akan dapat tercapai. Untuk pembinaan olahraga diperlukan pendanaan yang tidak sedikit oleh karena sistem pembinaan ini akan mencakup dan melibatkan seluruh sistem dan jajaran yang ada di Indonesia.  Untuk lebih detail dan memahami tentang organisasi olahraga diperlukan manajemen olahraga yang baik .

Tuesday, March 18, 2014

Sarana Manajemen olahraga

http://volimaniak.blogspot.com/Volimaniak. sekian lama sibuk dan jarang bisa update blog,maklum lah karena lagi musim ujian jadi sudah kecapean mengurus berbagai administrasi disekolahan. tapi tidak apa-apa sobat. untuk pecinta voli dan olahraga di seluruh indonesia dan bahkan seluruh indonesia. untuk kali ini saya akan 6 tipe kepemimpinan tetapi untuk kali ini saya ingin berbagi untuk sarana manajemen olahraga, untuk menambah pengetahuan didalam suatu organisasi khususnya dalam bidang olahraga.... berikut ulasannya :
sedikit berbagi masalah manajemen olahraga lagi, kemarin saya update terkakhir

Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana (tools). Tools merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan, tools tersebut dikenal dengan nama 6M yaitu man, money,materials,machines, method dan markets, untuk lebih jelasnya yuk kita bahas dengan penjelasannya.

a. Man
merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan, karena manusia membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makluk kerja. oleh karena itu, manajemen ada karena adanya orang-orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan

b. Money
uang merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. besar kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.

c. Material
material terdiri dari bahan setengah jadi (raw material) dan bahan jadi. dalam dunia usaha untuk mencapai hasil ynag lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan atau materi sebagai salah satu sarana. sebab materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, karena tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.

d. Machine
mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efisiensi kerja.

e. Metode
Pengertian metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. sabuah metode saat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. perlu diingan meskipun metode baik, sedagkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.

f. Market
market atau bisa disebut pasar mempunyai pengertia tempat dimana organisasi menyebarluaskan atau memasarkan produknya. memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak berlaku. maka proses produksi barang akan terhenti. artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli(kemampuan)konsumen.

Friday, March 7, 2014

6 Tipe Kepemimpinan

http://volimaniak.blogspot.com/
Sobat volimaniak kali ini saya ingin berbagi tentang 6 tipe kepemimpinan. dalam setiap hal apapun pastilah kita sangat terpengaruh dengan pemimpin. bagaimana sih pemimpin itu, untuk lebih jelasnya nanti anda bisa baca di artikel saya ini. dalam dunia olahraga pun juga pasti mengenal kepemimpinan khususnya dalam menyelenggarakan suatu even atau pertandingan. untuk itu silahkan pilih sendiri yang mana yang sesuai dengan tipe anda. walaupun nantinya kita semua jadi pemimpin walalupun dalam pemimpin keluarga.


Bersamaan dengan berjalannya wkatu dan perkembangan jaman. saat ini jarang ditemukan seorang pemimpin dalam menjalankan tugasnya mengacu dari satu tipe kepemimpinan saja, melainkan kecenderungan bersifat penggabungan dari beberapa tipe dan jenis kepemimpinan yang disesuaian dengan kondisi dan situasi yang ada. bahkan gaya kepemimpinan seorang tidaklah " mixed" yang artinya tidak akan berubah. Organisasi modern memerlukan kepemimpinan yang disesuaikn dengan tuntutan pekerjann yang dihadapi.

Menurut Sondang P. Siagan (1989) ada 7 tipologi pemimpin yaitu : tipe otokratik, demokratik, kharismatik milisterisitik, laises faire (Noninrefering, tolerant )

1. Tipe Otokratik

Pada umumnya para ilmuwan menggambarkan bahwa seorang pemimpin yang mempunyai tipologi kepemimpinan yang otokratik mempunyai serangkaian karakterisitik yang dikatakan sebagai karakterisitik negatif, dari sudut persepsinya umumnya tipe ini cenderung pemimpin yang egois. egoismenya yan besar mendorong untuk memutar balikkan kenyataan yang sebenarnya. misalnya perwujudan kessetian kepadanya, padahal sesungguhnya disiplin yang terjadi hanya karena ketakutan bukan kesetiaan, penonjolan diri yang tercermin adalah :

a. pembenaran segala cara untuk mencpai tujuan
b. kecenderungan memperlakkan bawahannya seperti alat atau mesin sehingga mengabaikan harkat dan martabat manusia.
c. sangat berorientasi pada pelaksannan tugas (task oriented) dan kurang memperhatikan kebutuhan para bawahan.
d. bwahan hampir tidak di ikut sertakan dalam proses pengambilan keputusan.

2. Tipe Demokratik

Tipe demokartif cenderung pada pandangn seorang pemimpin yang "people centered" karena menempatkan unsur manusia dalam organisasi pada posisi uang paling sentral. gaya demikian biassanya dirurunkan dalam hal seperti ini :

a. pandangan bahwa betapapun besarnya sumber daya dan dana uang tersedia bagi organist. kesemuanya itu pada dirinya tidak berarti apa-apa, kecuaili digunakan dan dimanfaatkan oleh manusaia dalam organisasi demi kepentingan pencapaian tujuan dan berbagai sasaran organisasi.
b. pendelegasian wewenang yang praktis dan realisitik tanpa kehilangan kendali organisasi merupakan suatu ciri yang harus dilakukan pada tipe ini
c. bawahan ikut dilibatkan secara aktif dalam menentukan nasib sendiri melalui pesertanya dalam proses pengambilan keputusan
d. kesungguhan dalam memperlakukan bawahan sebagai makluk politik ekonomi sosial dan sebagai individu dengan karakterisitik dan jatidiri yang khas yang mempunyai kebuthan yang sangat kompleks.
e. usaha memperoleh pengakuan yang tulus dari para bawahan atas kepemimpinannya didasarkan pada pembuktian kemampuan memimpin organisasi dengan efektif bukan sekedar karena pemilikan wewenang formal berdasarkan pengngkatannya.

3. Tipe Paternalisitik

Tipe pemimpin yang ini banyak terdapat dilingkungan masyarakat yang masih bersifat tradisional. pada umumnya pada masyarakat yang agraris. Popularitas pemimpin paternalistik disebabkan oleh beberapa faktor antara lain : 1. kuatnya ikatan promordial, 2. sistem kekerabatan, 3. kehidupan masyarakat yang kimunikatik, 4. peranan adat istiadat ang angat kuat dalam kehidupan masyarakat, 5. masih memungkinkannya hubungan pribadi yang intim antara seorang anggota masyarakat dengan anggota masyarakat lainnya. ciri-ciri pemimpin ang paternalisitik adalah :
a. menonjolkan kebersamaan
b. sikap kebapakan menyebabkan hubungan atasan bawahan lebih bersifat informal.
c. selalu menganggap para bawahan belum dewasa dlam cara bertindak dan berpikir sehingga memerlukan bimbingan dan tuntunan terus menerus

4. Tipe kharismatik
Daya tariknya yang sangat memikat sehingga mampu memperoleh pengikut yang sangat besar jumlahnya. biarpun banyak pengikut yang tidak bisa memberikan alasan yang kuat mengapa dia tidak tertarik dengan kepemimpinannya, penampulan fisik, kekayaan dan usia tidak selalu menjadi ukuran atau ciri bagi peminpin tipe ini. para pengikut tidak mempersoalkan nilai-nilai yang dianut. sikap dan perilaku sera gaya kepemimpinannya yang digunakan oleh pemimpin tersebut. demikian juga daya tariknya akan tetap besar meskipun pemimpin kharismatik menggunakan gaya paternalisitik, demokratik atau partispatif ia tetap tidak kehilangan daya pikatnya.

5. Tipe militerisitik

Tipe kempimpinnaya yan militeristik jenis tipe ini bukan menggambarkan seperti pemimpin organisasi militer seorang pemimpin yang memliki tipe militerisitik adalah pemimpin yang umumnya memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
a. dalam menggerakkan bawahan seringkali menggunakan perintah
b. dalam menggerakkan bawahan umumnya bergantung pada pangkat dan jabatannya
c. senang pada cara formalitas yang berlebihan
d. menuntut disiplin yang tinggi dan keras dari bawahan
e. biasanya sukar untuk dapat menerima kritik dari bawahannya
f. menyenangi upacar-upacar untuk beberbagai keperluan

6. Tipe laisess faire

Gaya kepemimpinannya adalah sebagai berikut
a. pendelegasian wewenang terjadi secara ekstensif
b. pengambilan keputusan diserahkan kepada para pejabat pemimpin yang lebih rendah dan kepada para petugas operasional, kecuali dalam hal-hal tertentu yang nyata-nyata menuntut keterlibatannya secara langsung
c. status quo organisasi tidak terganggu
d. penumbuhan dan pengembangan kemampuan berpikir dan bertindak yang inovatif dan kreatif diserahkan kepada angota organisasi berada pada tingkat maksimum.

sekarang anda tinggal tentukan mana yang cocok buat anda. anda ingin jadi pemimpin yang seperti apa?, semua terserah anda. pemimpin adalah ujung tombak dalam setiap organisasi khususnya untuk even turnamen bola voli maupun sepak bola. untuk pemimpin keluarga pasti lah beda kawan. tentunya kalian juga berharap biar menjadi pemimpin yang bijaksana.

Wednesday, March 5, 2014

Pengertian kepemimpinan dalam manajemen olahraga

Volimaniak. Kemarin saya sudah sedikit banyak menyinggung tentang fungsi managemen selain ada latihan dalam meningkatkan suatu organisasi kita harus juga bisa meningkatkan organisasi melalui faktor penting yaitu dengan cara manajemen yang baik. dalam manajemen tentunya yang menjadi faktor utama berjalan atau tidaknya dalam suatu organisasi adalah dengan pemimpin yang baik. yang tentunya bisa memimpin dengan baik atau tidak. ok langsung saja berikut saya akan jelaskan apa sih pemimpin itu sebenarnya.
http://volimaniak.blogspot.com/

















 
A. Pengertian Pemimpin

Banyak teori tentang munculnya kepemmpinan, sebagai contoh pendapat Peter F. Drucker mengatakan bahwa :pemimpin dilahirkan : ( born leaders) atau pemimpin di bentuk (leader are made). Sebenarnya apakah kepemimpinan dalam manajemen olahraga penting? kalau menurut saya sangat penting karena yang membutuhkan manajemen yang baik tidak cuma organisasi tertentu atau bahkan bisnis. dalam olah raga juga perlu sekali manajemen khususnya dalam sebuah klub agar nantinya dapat berkembang dan maju.lebih jauh dikatakan bahwa "kepemimpinan itu harus dipelajari dan dapat dipelajari" ( Drucker, 1996 ). Meskipun banyak teori tentang asal mulanya timbulnya seorang pemimpin. dibawah ini terdapat rangkuman beberapa kepemimpinan antaea lain :

1. Teori hereditary 

Menyatakan bahwa seseorang akan menjadi pemimpin karena ia dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinan yang menonjol (leaders and born )

2. Teori sosial

Ibarat kutub utara dan selatan maka dapat dikatakan bahwa teori heredity berada dikutub utara dan teri sosial di kutub selatan, Teori sosisal akan memberikan ajaran bahwa pemimpin itu dapat dibentuk, dengan diberikan pendidikan dan pengalaman, jadi tidak semata-mata dilahirkan.

3. Teori ekologi

Merupakan penggabungan teori diatas, artinya teori ini berpendapat bajwa seseorang akan dapat menjadi pemimpin yang baik apabia ia dilahirkan dengan bakat-bakat kepemimpinan, dan bakat tersebut kemudian dikembangkan melalui pendidikan, pelatihan dan pemberian pengalaman-pengalaman, sehingga akhirnya akan timbul pemimpin yang handal.

Kiat menjadi pemimpin yang sukses :

a. kenalilah kemampuan dan motivasi anda
b. kenalilah ciri-ciri dan keinginan dari yang dipimpin
c. fleksibel dalam cara memimpin
d. beri kesempatan pada yang lain apabila situasi memerlukan demikian
e. sukses anda ditentukan oleh pemimpin dan situasi lingkungan, bukan oleh usaha anda semata
f. hanya dengan memerintah semata akan menghilangkan nuansa kemampuan mempengaruhi orang lain.
g. pendelegasian dan memotivasi akan menggairahkan yang dipimpin.
h. berikan pengalaman untuk melatih pemimpin masa depan.

itulah sedikit materi di managemen olahraga, semoga bisa bermanfaat 

Sunday, March 2, 2014

Fungsi Manajemen Olahraga

Sobat volimaniak kemarin saya sudah berbicara untuk pengertian manajemen untuk kali ini saya akan sedikit berbagi dengan apa tohs sebenarnya fungsi manajemen itu. Fungsi manajemen adalah elemen-elemen dasar yang akan selalu ada dan melekat di dalam proses manajemen yang akan dijadikan acuan oleh manajer olahraga dalam melaksanakan kegiatan untuk mencapai tujuan. fungsi manajemen pertama kali diperkenalkan oleh seorang industrialis perancis bernama Henry Fayol pada awal abad ke -20. ketika itu, ia menyebutkan lima fungsi manajemen adalah merancang, mengorganisir, memerintah, mengkoordinasi, dan mengendalikan. namun saat ini kelima fungsi tersebut telah diringkas menjadi tiga, yaitu :

1. Perencanaan ( planning )
memikirkan apa yang akan dikerjakan dengan sumber yang dimiliki. perencanaan dilakukan untuk menentukan tujuan organisasi secara keseluruhan dan cara terbaik untuk memenuhi tujuan itu. manajer mengevaluasi berbagai rencana alternatif sebelum mengambil tindakan dan kemudian melihat apakah rencana
yang dipilih cocok dan dapat di gunakan untuk memenuhi tujuan organisasi. perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan, fungsi-fungsi lainnya tak dapat berjalan.

Menurut T. Hani handoko bahwa pengertian perencanaan merupakan serangkaian proses pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan berbagai strategi yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Lebih lanjut dikemukakan 4 tahap yang harus dilalui dalam proses perencanaan yaitu ;

1) Menetapkan serangkaian tujuan. perencanaan dimulai dengan keputusan tentang keinginan kebutuhan organisasi atau kelompok kerja.
2) merumuskan keadaan saat ini, dengan menganilisis keadaan sekarang secara baik, maka dapa diperkirakan keadaan dimasa yang akan datang.
3) mengidentifikasi kemudahan dan hambatan. Dalam mengidentifikasi kemudahan dan hambatan dapat di pakai metode SWOT ( Strength, Weakness, Opportunity, and Treasts ) kekuatan, kelemahan, peluang, ancaman dari organisasi perlu diidentifikasi untuk mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai tujuan
4) mengembangkan rencana untuk pencapaian tujuan. Tahap terakhir dari proses perencanaan perlu berbagai penilain alternatif dan pengambilan keputusan untuk menentukan pilihan yang terbaik di antara berbagai alternatif yang ada.

Manfaat perencanaan adalah :
a. dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan kegiatan
b. dapan menjamin tercapainya tujuan organisasi
c. dapat mengurangi resiko yang mungkin terjadi dimasa yang akan datang
d. mudah dalam pengawasan

2. Pengorganisasian (organizing )
Dilakukan dengan tujuan membagi suatu kegiatan besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil. Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengoranisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannnya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil. 

Fungi pengorganisasian meliputi;
a. perumusan tuuan secara jelas
b. pembagian tugas pekerjaan
c. mendelegasikan wewenang
d. mengandung mekanisme koordinasi.

3. Pengarahan ( Directing )
Pengarahan merupakan aktivitas dalam menajemen yang berhubungan dengan pemberian bimbingan, saran-saran, motivasi, penugasan, perintah-perintah, atau instruksi kepada bawahan untuk melaksanakn pekerjaa-pekerjaan dalam mencapai tujuan yang ditentukan.

Dalam hal ini menunjukkan bagaimana para pemimpin mengarhkan tugas tertentu dengan menciptakan suasana yang tepat mereka membantu bawahannya bekerja sebaik mungkin.

4. Penyusunan Personalia ( Staffing )
Peyusunan personalia merupakan aktifiras kepegawaian yang ditujukan untuk memperoleh tenaga kerja yang cakap dalam jumlah yang tepat. Fungsi staffing berkenaan dengan penarikan, pelatihan, dan pengembangan serta penempatan dan pemberian orientasi pada karyawan dalam lingkungan kerjanya.

5. Pengawasan ( Controlling )

Agar organisasi bergerak ke arah tujuan yang diharapkan, maka diperlukan pengendalian secara periodik dan terus menerus oleh seorang pemimpin.

Pengendalian merupakan serangkaian pengawasan agar pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. 
ada beberapa langkah dalam proses pengendalian yaitu :
1) menetapkan standar dan metode untuk mengukur prestasi
2) mengukur prestasi kerja
3) membandingkan apakah prestasi kerja sudah sesuai dengan standar yang telah ditentukan
4) pengambilan tindakan koreksi atau perbaikan

nah gimana sekarang dah tahu kan fungsi manajemen itu apa. karena pada dasarnya dalam pengembangan suatu klub olahraga atau pun perusahan bahkan sekolahan membutuhkan manajemen yang baik. berhasil atau tidaknya suatu tujuan sangat dipengaruhi oleh cara manajemen yang baik. klub olahraga sudah menerpkan proses manajemen dan pembagian tugas sehingga sekarang banyak klub-klub olahraga nasional bahkan internasiaonal yang sudah berkembang pesat. cukup sekian dulu ya sudah capek nih tangannya. hehehehehe...

Semoga Bermanfaat Sobat...

Thursday, February 27, 2014

Pengertian Managemen


Kata managemen berasal dari bahasa kuno menagement, yang memiliki arti seni melaksanakan mengatur. manajemen memiliki definisi yang mapan dana diterima secara unviersal. Mary Parker Follet, misalnya mendefinisikan manajemen sebagai seni menyelesaikan pekerjaan melalui orang lain, atau dapa diartikan bahwa seorang manajer bertugas mengatur dan mengarahkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi.

Pendapat lain mengatakan bahwa manajemn mungkin berasal dari bahasa Italia (1951) managgiare yang berarti "mengendalikan" terutamanya "mengendalikan kuda" yang berasal dari bahasa latin manus yang berarti "tangan". kata ini mendapat pengaruh dari bahasa Perancis manage yang berarti "kepemilikan kuda" ( yang berasal dari bahasa inggris yang berarti seni mengendalikan kuda). dimana istilah inggris ini juga berasal dari bahasa italia. bahasa perancis lalu mangadopsi kata lain dari bahasa inggris menjadi managemen, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.

Manajemen sebagai suatu seni mempunyai ciri-ciri bahwa kesuksesan dalam mencapai tujuan yang sangat di pengaruhi dan didukung oleh sifat-sifat dan bakat para manajer dalamproses pencapaian tujuan seringkali melibatkan unsusr naluri (instinct), perasaan dan intelektual dalam pelaksanaan kegiatan faktor yang cukup yang menentukan keberhasilannya adalah kekuatan pibadi (character) kreatif yang dimiliki.

Ditinjau dari manajemen sebagai proses kegiatan yaitu management is a distinct process consisting of planning, organizing, actualling,controlling, utilizing in each both science and art follow in order to accomplish predetermined objectives. dapat diartikan bahwa managemen adalah proes yang khas dari tindakan perencanaan, penggorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian dimana dalam masing-masing bidang tersebut digunakan ilmu pengetahuan yang diikuti secara berurutan dalam usaha mencapai sasaran dan tuuan yang telah ditetapkan. Ricky W. Griffin mendefinisikan manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoorkodinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efisien. efektif berarti bahwa tuuan dapat dicapai dengan perencanaan, sementara efisien berarti bahwa tugas yang ada dilaksanakan secara benar, terorganisisr dan sesuai dengan jadwal.

Dari sisi profesi, manajemen merupakan suatu bidang pekerjaan yang dilakukan oleh orang-orang yang memiliki keahlian dan ketrampilan sebagai kader, pemimpin atau manajer pada suatu organisasi/perusahaan tertentu. Profesi 'manajer' merupakan sebuah profesi atau jabatan spesifik dan 'prestigious maker' yang dapat menentukan berkembangnya suatu organisasi / perusahaan dimasa mendatang.

Nah jadi untuk mengambangkan suatu organisasi olahraga memerluka managemen olahraga yang baik agar nantinya organisasi dapat berkembang dan berjalan dengan pesat. karena faktor utama dalam pengembangan suatu bidang tertentu tidak lepas dari managemen yang baik. untuk fungsi-fungsi managemen akan saya bahas dipotingan berikutnya. udah capek nih tangannya nuli terus dari tadi. hehehehehehe...semoga bermanfaat buat pembaca ya